Cetak Box: Antara Tinta, Lipatan, dan Akal Sehat
Meskipun nampaknya seperti pekerjaan yang mudah pada awalnya, itu membutuhkan lebih banyak pekerjaan daripada sekadar desain, pencetakan, dan perakitan sederhana. Ada banyak detail yang perlu ditangani untuk membuat satu kotak. Seorang rekan kerja meminta periksa referensi saya, dan menunjukkan beberapa kotak di meja. Jelas bahwa tinta, lipatan, dan beberapa perhitungan sederhana akan menentukan apakah kotak tersebut akan terlihat diproduksi secara profesional, atau berakhir terlihat murah dan buruk diproduksi.
Setiap proses pembuatan kotak dimulai dengan komponen dasar: kertas. Ada beberapa jenis kertas yang berbeda, dan masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda. Ada jenis kertas yang halus dan terlihat bersih,, dan ada jenis yang sedikit kasar dan terasa kuat serta jujur. Pemilihan kertas sangat penting karena itu akan langsung mempengaruhi kesan pertama. Sebuah kotak dari kertas yang salah terasa murah. Namun, kertas yang tepat memberikan kesan ketulusan, bahkan sebelum pembaca memproses teks di permukaan kotak.
Prinsip desain dan percetakan. Dalam percetakan massal, terutama untuk kotak, teknik percetakan offset tradisional adalah pilihan yang paling hemat biaya. Untuk jumlah cetakan yang sedikit, percetakan digital sering kali menjadi penyelamat. Saya ingat bagaimana percetakan digital digunakan untuk acara mendadak dan kualitasnya cukup baik. Namun, jika jumlah kotak mencapai ribuan, offset biasanya lebih hemat biaya. Mesin percetakan memiliki batasnya dan Anda tidak bisa memaksanya melebihi kemampuan mereka.
Masalah warna adalah cerita klasik di dunia percetakan. Warna sering terlihat cerah dan mencolok di layar, tetapi versi yang dicetak di kertas seringkali berbeda. Hal ini terjadi karena tinta dan kertas saling berinteraksi.. Oleh karena itu, bukti warna sangat penting. Dengan bukti, hasil dapat diprediksi dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi. Tanpa bukti warna, hasil cetakan bisa menjadi kejutan yang tidak menyenangkan.
Desain kotak harus dibuat dengan pengetahuan tentang proses percetakan. Desain dengan terlalu banyak gradasi warna dapat menjadi sulit untuk direproduksi. Teks yang terlalu tipis berisiko menjadi sama sekali tidak terbaca. Area lipat juga harus dipertimbangkan. Jika logo atau teks penting berada di area lipat, mereka bisa terpotong atau rusak selama perakitan. Desain yang baik mengetahui batasnya dan tidak memaksakan setiap ide ke dalam satu kotak..
Penyelesaian dapat memberikan sentuhan yang meninggalkan kesan yang mendalam. Misalnya, kesan tenang dan elegan dapat dicapai dengan laminasi doff sementara laminasi gloss memberikan efek yang lebih menarik perhatian. Laminasi gloss juga lebih mudah dibersihkan. Kemungkinan lainnya termasuk spot UV, yang meninggalkan beberapa bagian yang mengkilap sementara bagian lainnya dapat memiliki efek yang berbeda. Efek kecil seperti itu terkadang membuat orang ingin menyentuh kotak dan memeriksanya lebih dekat.
Bagian pemotongan dan pelipatan sering kali dianggap remeh, tetapi ini sebenarnya adalah tempat di mana kotak diuji. Jika ada kesalahan perhitungan, kotak dapat sulit dirakit, mudah robek, atau yang terburuk, tidak dapat berdiri. Pola yang tepat memungkinkan perakitan yang cepat dan bersih, dan itu adalah keuntungan bagi tim produksi maupun pengguna akhir..
Biaya pencetakan kotak selalu menjadi topik pembicaraan. Tentu saja, harga yang lebih murah lebih menarik, tetapi hasil yang tidak bersih dapat menyebabkan masalah lain. Revisi memerlukan waktu, dan waktu berarti biaya tambahan. Untuk alasan itu, lebih baik menghitung biaya penyelesaian berdasarkan gambaran spesifikasi, jumlah, dan persyaratan penyelesaian kotak yang jelas.
Pencetakan kotak yang direncanakan dengan baik menghasilkan presentasi produk yang percaya diri. Kualitasnya terasa dari rak hingga tangan pelanggan yang membeli. Kotak yang dibangun dengan baik sudah lebih dari cukup dan sudah berbicara untuk dirinya sendiri.
